niaps11s's blog

kondisi pertanian DKI Jakarta

August 7th, 2011 · No Comments

Kondisi Pertanian di Propinsi DKI Jakarta

Propinsi DKI Jakarta yang terletak pada 106-48 BT dan 6-12 LS dengan luas wilayah 661,63 km. keadaan tanahnya relative hamper datar atau rata dengan ketinggian 7 meter di atas permukaan laut, dengan posisi landai. Pada lokasi-lokasi tertentu saja letaknya di bawah permukaan laut, tinggi tempat secara keseluruhan kurang dari 50 meter di atas permukaan laut.
Walaupun sebagian besar lahannya di gunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana yang menunjang kehidupan fisik seseorang tetapi ada sebagian kecil lahan yang digunakan untuk pertanian. Sebagaimana yang tertuang dalam kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Dengan didukung kebijakan tersebut DKI Jakarta masih sangat potensial untuk mengembangkan kegiatan pertanian.
Kondisi agroklimat di propinsi DKI Jakarta baik dari jenis tanah, iklimnya sangat cocok untuk mengembangkan berbagai jenis-jenis atau produk pertanian seperti buah-buahan , sayur-sayuran serta tanaman hias dan anggrek. Oleh karena itu kegiatan usaha tabi di propinsi DKI Jakarta telah berkembang sejak lama , bahkan beberapa jenis diantaranya merupakan produk unggulan yang khas atau spesifik yang tidak di miliki oleh daerah atau provinsi lain.
Banyak keterbatasan serta melihat potensi yang ada, maka kegiatan pertanian di provinsi DKI Jakarta diarahkan pada pertanian perkotaan yang sudah banyak memilki nilai ekonomi yang tinggi sehingga keunggulan kom[aratif maupun keunggulan kompetitif baik dapat dilihat dari sisi agroklimat serta kemampuan sumberdaya maupun dukungan teknologinya.
Komoditas unggulan di provinsi DKI Jakarta telah ditetapkan dari beberapa komoditas yang dilihat dari kompetensi ekonomisnya dan kekhasan, sehingga provinsi DKI Jakarta memiliki kegiatan pertanian yang sangat berkompeten karena telah menghasilkan komoditas unggulan.

Ada beberapa komoditas unggulan DKI Jakarta, salah satunya yaitu pembuatan pupuk organic padat dan cair yang digunsksn untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman sehingga mampu berproduksi dengan baik. Mineral pupuk dapat berupa bahan organic atau nonorganic(mineral). Pupuk berbeda dari suplemen. Pupuk mengandung bahan baku yang diperlikan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sementara suplemen seperti hormone tumbuhan membantu kelancaran proses metabolisme. Meskipun demikian, kedalam pupuk, khususnya pupuk buatan , dapat ditambahkan sejumlah material suplemen.

Nama : Nia Puspita sari
NIM : A14110053
LASKAR 8

→ No CommentsTags: General